12 biarawati di Suriah diculik oleh pemberontak
05/12/2013
Kelompok pemberontak Suriah telah membawa para biarawati yang diculik dari sebuah biara di kota Maaloula, sebuah kota mayoritas Kristen ke kota terdekat yang dikuasai oleh pemberontak.
Pemimpin Gereja Ortodoks Antiokhia telah meminta masyarakat internasional untuk membantu menyelamatkan para biarawati ini.
Duta Besar Vatikan untuk Suriah, Uskup Agung Mario Zenari, mengatakan pada Selasa bahwa 12 biarawati termasuk pemimpin biara telah diambil dari Maaloula oleh pemberontak yang mengendalikan kota Yabroud, sekitar 20 kilometer dari Damaskus.
“Mereka memaksa para suster untuk mengungsi dan mengikuti mereka menuju Yabroud,” kata Uskup Agung Zenari kepada Reuters dari Damaskus melalui telepon, seraya menambahkan bahwa ia tidak tahu untuk tujuan apa aksi itu dilakukan.
Mgr Zenari juga mengatakan bahwa para biarawati di antara penduduk terakhir yang tersisa di Maaloula setelah sebagian besar warga telah melarikan diri dari utara menuju selatan Damaskus.
Pada Senin, televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa beberapa biarawati telah diculik dari biara tua Mar Tecla setelah kaum pemberontak merebut bagian kota kuno itu dan menyerang biara itu.
Kementerian Luar Negeri Suriah mengirim surat kepada kepala Dewan Keamanan PBB dan Sekjen PBB mendesak masyarakat internasional untuk mengutuk serangan pemberontak di Maaloula dan biara itu, dan memberikan tekanan pada negara-negara yang mendukung pemberontak.
Patriark Ortodoks Yunani dari Antiokia dan Timur, Patriak Yohanes X mendesak masyarakat internasional pada Selasa menyerukan untuk membebaskan para biarawati itu.
“Kami mendesak PBB dan semua pemerintah mengambil langkah untuk membebaskan para biarawati tersebut dari penculikan,” kata pernyataan mereka.
Hari Rabu, dalam audiensi di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus mengajak umat Katolik untuk berdoa bagi para biarawati itu.
“Saya mengajak Anda semua untuk berdoa bagi para biarawati dari biara Ortodoks Yunani di Maalula, Suriah, yang telah dibawa secara paksa oleh orang-orang bersenjata dua hari lalu,” kata Paus Fransiskus.
“Kita berdoa untuk para biarawati itu dan untuk semua korban penculikan dalam konflik,” katanya.
Sumber: Nuns abducted by Syrian rebels